Bagaimana Cara Kerja Elevator Ember?
Elevator ember adalah konveyor yang membawa material curah di sepanjang jalur miring atau vertikal. Elevator ember untuk pengangkutan barang secara vertikal dan mekanis telah menjadi mata rantai penting dalam proses produksi untuk beberapa sektor industri.
Elevator ember standar terdiri dari:
- - Sabuk tanpa ujung
- - Rantai penghubung bulat atau rantai tunggal yang terpasang pada ember.
- - Mesin terminal bongkar muat yang diperlukan
- - Pengaturan berkendara
- - Rangka atau penutup penyangga
Tata Letak Elevator Ember - Bagian-bagian Elevator Ember
Material pertama-tama dimasukkan ke dalam sejenis corong masuk. Cangkir atau ember akan menancap ke dalam material, yang kemudian diangkut ke atas dan melewati katrol atau roda gigi kepala, lalu material tersebut dibuang melalui saluran pembuangan. Ember kosong kemudian melanjutkan siklus ini dengan kembali ke wadah penampung.
Elevator Ember Industri hadir dalam berbagai ukuran, berat, dan bentuk, menggunakan ember kontinu atau ember sentrifugal. Sabuknya biasanya terbuat dari logam, plastik, karet, atau serat alami.
Elevator Ember Sentrifugal lebih umum digunakan untuk mengangkut material yang mengalir bebas. Ember-ember ini beroperasi dengan kecepatan tinggi untuk melemparkan material keluar dari ember di dalam saluran pembuangan menggunakan gaya sentrifugal.
Elevator Ember Kontinu beroperasi dengan kecepatan lebih lambat dan memiliki ember-ember yang ditempatkan secara merata. Penempatan ember yang merata memungkinkan gravitasi untuk berhasil membuang muatan ke bagian depan terbalik dari ember sebelumnya. Ember-ember ini kemudian akan mengarahkan material ke saluran pembuangan di sepanjang sisi menurun elevator. Hal ini meminimalkan kerusakan produk atau digunakan untuk menangani material yang ringan dan bertekstur lembut di mana aerasi material perlu dihindari.
Elevator Ember Tipe Rantai dan Sabuk Penghubung Bulat
Gerakan rantai atau sabuk bersifat searah. Elevator ember adalah perangkat sederhana namun sangat andal untuk mengangkat material curah. Elevator ember memiliki beberapa keuntungan, termasuk kesederhanaan pembuatan dan desain, investasi awal yang rendah, dan hanya membutuhkan ruang lantai minimal.
Jenis-jenis Elevator Ember
Dalam kebanyakan kasus, elevator ember dikelompokkan berdasarkan mode pengeluaran dan "jarak" antar ember. Pengelompokan ini meliputi:
- - Lift pengeluaran sentrifugal
- - Lift dengan pelepasan positif
- - Lift dengan pengeluaran kontinu atau gravitasi
Komponen Elevator Ember:
Bagian-bagian utama dari elevator ember meliputi:
- - Ember
- - Susunan sepatu bot
- - Membawa barang berukuran sedang
- - Casing
- - Penataan kepala
Aplikasi Rantai Penghubung Bulat Elevator Ember
Jenis material yang biasanya diangkut oleh elevator ember meliputi:
Pasir pengecoran,Batu kapur yang dihancurkan hingga berukuran 25 hingga 30 mm,Batu bara,Gula,Kokas,Bahan kimia,Pakan ternak,Batuan fosfat,Rapuh,Klinker pabrik semen,Makanan ringan,Permen,Bahan-bahan yang mudah pecah,Beras,Kopi,Benih,Deterjen,Butiran plastik,Sabun
Keterbatasan Elevator Ember Rantai Penghubung Bulat:
Keterbatasan sistem-sistem ini biasanya meliputi hal-hal berikut:
- - Ukuran benjolan harus kurang dari 100 mm
- - Bahan-bahan tersebut harus memiliki suhu lingkungan atau, dalam beberapa kasus, sedikit di atas suhu lingkungan.
- - Bahan-bahan tersebut tidak boleh terlalu abrasif atau korosif.
Keunggulan Sistem Sabuk Dibandingkan Sistem Rantai Penghubung Bulat
Elemen penggeraknya berupa rantai tanpa ujung atau sabuk tanpa ujung, tetapi sistem sabuk lebih disukai untuk kondisi tertentu karena alasan-alasan berikut:
- - Pengoperasian lebih tenang
- - Kecepatan yang lebih tinggi menjadi mungkin
- - Menawarkan ketahanan abrasi yang lebih baik untuk material seperti kokas atau pasir.
(Dikutip dari: https://www.mechanicalengineeringblog.com/bucket-elevator-how-it-works/)
Waktu posting: 17 Februari 2022



